Aksesori aksesori gigi sangat penting untuk kebersihan mulut yang menyeluruh: benang gigi, sikat interdental, irigator, dan pembersih lidah membantu mencegah karies, radang gusi, dan bau mulut. Jika dikombinasikan dengan produk profesional, seperti pasta gigi dan obat kumur KIN, serta rutinitas yang konsisten dan dilakukan dengan benar, hal ini dapat menghambat pembentukan plak dan menjaga kesehatan mulut.
Mengapa aksesori gigi penting dalam kebersihan mulut?
Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang tidak menggunakan alat kebersihan gigi secara teratur dapat kehilangan gigi, mengalami peningkatan kedalaman saku periodontal, serta kerusakan lain yang dapat terdeteksi pada rontgen. Selain mencegah penyakit, sebuah rutinitas kebersihan mulut yang lengkap meningkatkan hasil dari setiap perawatan gigi.
1. Membersihkan bagian yang tidak terjangkau sikat
Aksesori gigi melengkapi kegiatan menyikat gigi sehari-hari, baik dengan sikat gigi manual maupun elektrik, dengan menjangkau area-area sulit yang menjadi tempat menumpuknya sekitar 42% biofilm gigi dan sisa makanan, seperti celah antar gigi dan area subgingival.
2. Mencegah penyakit sistemik
Selain menyebabkan penyakit pada gusi dan gigi, bakteri mulut dapat menimbulkan komplikasi pada organ lain jika berhasil masuk ke aliran darah. Oleh karena itu, perlengkapan perawatan gigi juga merupakan alat pencegahan untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.
3. Membantu mengurangi bau mulut
Bakteri yang tidak dibersihkan akan menghasilkan senyawa yang menyebabkan bau mulut yang menetap. Aksesori seperti pembersih lidah atau irigator mulut membantu menjaga napas tetap segar dan memberikan rasa bersih yang lebih tahan lama.
Bagaimana cara meningkatkan kebersihan sela-sela gigi?
Ada banyak cara untuk meningkatkan kebersihan sela-sela gigi; kuncinya adalah memilih alat kebersihan gigi yang paling nyaman dan memberikan hasil terbaik untuk setiap kasus: benang gigi, sikat interdental, irigator mulut, dan menyikat bagian lidah. Ingatlah mensterilkan sikat gigi Anda setiap hari untuk mencegah penularan silang.
1. Benang gigi
Benang gigi adalah salah satu alat yang paling sering digunakan untuk kebersihan sela gigi. Alat ini dirancang untuk membersihkan celah yang sangat sempit yang tidak terjangkau oleh sikat gigi. Benang gigi mengurangi risiko radang gusi dan karies pada gigi serta memberikan rasa bersih yang menyeluruh.
Yang ideal adalah memotong seutas benang sepanjang 30 hingga 45 cm dan menggesernya membentuk huruf “C” di sekitar setiap gigi, melewati bagian bawah garis gusi. Keterampilan dan ketekunanlah yang menjadi kunci.
2. Sikat gigi interdental
Sikat interdental adalah sikat kecil yang dirancang untuk membersihkan celah di antara gigi, berguna untuk kasus ortodontik atau celah yang lebih lebar. Sangat penting untuk memilih ukuran yang tepat, tidak terlalu tebal agar tidak menyebabkan cedera, dan tidak terlalu tipis agar tidak mengurangi efektivitasnya.
Bagi sebagian pasien, alat ini lebih nyaman daripada benang gigi, dan bahkan ada penelitian yang menunjukkan bahwa, dalam beberapa kasus, dapat menghilangkan hingga dua kali lipat biofilm dibandingkan benang gigi.
3. Alat pembersih mulut
Perangkat ini menggunakan semprotan air berdenyut untuk membersihkan secara mendalam di antara gigi dan di bawah garis gusi. Alat ini tidak menggantikan benang gigi atau sikat interdental, melainkan merupakan tambahan yang direkomendasikan bagi orang yang memakai kawat gigi atau implan.
4. Menyikat bagian dalam gigi
Meskipun hal ini tidak secara langsung berkaitan dengan pembersihan sela-sela gigi, disarankan untuk membersihkan lidah setiap hari guna mengurangi bakteri dan menjaga napas tetap segar. Jika ragu, Anda dapat meminta dokter gigi Anda untuk mendemonstrasikan tentang cara melakukannya.
Produk apa saja yang dapat membantu mencegah gigi berlubang dan plak?
Pencegahan karies dan penumpukan plak hanya dapat dilakukan dengan menerapkan teknik yang benar serta produk profesional yang tepat.
1. Sikat gigi
Sikat yang bagus, seperti sikat gigi KIN, merupakan dasar dari setiap rutinitas kebersihan mulut. Sikat gigi, baik manual maupun elektrik, dapat sangat efektif jika digunakan dengan teknik yang tepat. Sikat gigi membantu mengendalikan biofilm gigi dan dengan demikian mengurangi peradangan serta pendarahan pada gusi. Untuk sikat gigi elektrik, beberapa di antaranya dilengkapi dengan fitur seperti pengatur waktu atau pengatur tekanan, yang membantu meningkatkan rutinitas kebersihan mulut.
Dalam kedua kasus tersebut, bulu sikat harus lembut agar sesuai dengan bentuk gigi dan gusi. Anda harus mengganti sikat gigi dan/atau mengganti kepala sikat setiap 3 bulan atau ketika bulu sikat sudah aus.
2. Pasta gigi berfluorida
Fluorida membantu meregenerasi email gigi, sehingga membuatnya lebih tahan terhadap asam yang dihasilkan bakteri. Fluoride memperkuat gigi, melindunginya dari karies, dan menghambat perkembangan kerusakan awal pada email, sehingga permukaan gigi tetap halus dan lebih sulit bagi plak untuk menempel.
3. Obat kumur
Berkumur dengan obat kumur berfluorida atau anti-plak merupakan pelengkap yang baik untuk mencegah karies dan penumpukan biofilm gigi, terutama pada orang yang rentan mengalami komplikasi pada gusi. Produk ini tidak menggantikan menyikat gigi maupun pembersihan sela gigi, namun membantu menjaga area yang sulit dijangkau tetap bersih asalkan petunjuk penggunaan produk diikuti dengan benar.
Apa rutinitas perawatan mulut yang paling baik dan lengkap?
Menyikat gigi sebaiknya setelah setiap kali makan. Yang terpenting adalah konsistensi. Namun, sangat penting untuk tidur dengan mulut yang bersih agar tidak terjadi penumpukan plak selama malam hari.
Sikat gigi harus digunakan dengan sudut 45° terhadap gusi dan setidaknya selama 3 menit, dengan gerakan melingkar yang mencakup seluruh permukaan gigi. Akan lebih baik jika menggunakan sikat yang sama (atau pengikis lidah) untuk membersihkan lidah. Selanjutnya, gunakan benang gigi, sikat interdental, dan obat kumur untuk memperkuat kebersihan.
Tips untuk memasukkan rutinitas ke dalam kehidupan sehari-hari
Mengaitkan menyikat gigi dengan kegiatan yang dilakukan setiap hari, seperti sarapan atau mandi, dapat membantu membentuk kebiasaan. Selain itu, menaruh perlengkapan gigi di tempat yang terlihat sebagai pengingat. Ide lainnya adalah mengatur pengingat di ponsel, menempelkan catatan di kamar mandi, atau memberi hadiah simbolis pada diri sendiri setelah rutinitas tersebut.
Agar bisa membersihkannya saat istirahat siang, solusinya adalah membawa kit gigi portabel yang berisi sikat gigi, pasta gigi, benang gigi, dan obat kumur mini. Dengan cara ini, lebih mudah menjaga kebersihan mulut setelah setiap makan saat berada di luar rumah. Jika tidak memungkinkan untuk menyikat gigi, permen karet tanpa gula dapat menjadi solusi sementara.

Desain senyuman digital: apa itu dan bagaimana hal ini dapat bermanfaat bagi klinik gigi Anda
Penanganan gingivitis dari sudut pandang farmasi: protokol yang harus diikuti
Rutinitas perawatan mulut sehari-hari: bagaimana hal ini meningkatkan kesejahteraan Anda


